Pages


WILUJENG SUMPING DI BLOG SIMKURING


QASAM DALAM AL-QUR'AN

Rabu, 18 Mei 2011

Pembahasan tentang qasam di dalam Al-Qur'an ini telah diulas secara khusus oleh seorang ulama' mujtahid abad pertengahan, seorang ulama' yang sangat dihormati semasa hidupnya maupun ketika beliau sudah meninggal, yaitu Ibnul Qayyim Al-Jauziyah. Beliau mengarang sebuah kitab yang mengulas permasalahan qasam secara khusus. Tersebut berjudul Aqsamul Qur'an yang dinamakan pula dengan At-Tibyan.
Dalam pembahasan ini saya mengambil rujukan utama dari kitab ulumul qur'an milik Syaikh Manna' Qatnh. Syaikh Manna' Qatnh memberikan keterangan bahwa pembahasan ini merupakan intisari dari kitab Ibnu Qoyyim Al-Jauaziyah tersebut.

DEFINISI QASAM:
Secara bahasa aqsam adalah bentuk jama' dari qasam yang berarti al-hilf dan al-yamin, dalam bahasa indonesia berarti sumpah. Sigat (bentuk kata) asli qasam ialah fi'il (kata kerja) "aqsama" atau "ahlafa" yang ditransitifkan (dijadikan memerlukan objek) dengan huruf "ba" untuk sampai kepada muqsam bih (sesuatu yang digunakan untuk bersumpah), lalu disusul dengan muqsam alaihi (sesuatu yang karenanya sumpah tersebut diucapkan), muqsam alaihi disebut juga jawab qasam. Jadi ada tiga unsur dalam sighat qasam: fi'il yang ditransitifkan dengan huruf "ba", muqsam bih, dan muqsam alaihi.
Secara istilah qasam didefinisikan sebagai "mengikat jiwa (hati) agar tidak melakukan atau melakukan sesuatu, dengan suatu makna yang dipandang besar, agung, baik secara hakiki maupun I'tiqadi, oleh orang yang melakukan sumpah. Sumpah dinamakan juga dengan yamin (tangan kanan), karena orang arab ketika sedang bersumpah memegang tangan kanan sahabatnya.
Oleh karena lafadz qasam ini sering digunakan dalam dalam percakapan maka ia diringkas, dengan cara menghilangkan fi’il qasam dan dicukupkan dengan huruf “ba”. Kata ba ini diganti dengan huruf wawu’ pada isim dzahir. Al lail 1. dan di ganti dengan huruf ta’ pada lafadz jalalah. Namun qasam dengan huruf ta’ ini jarang digunakan, yang paling banyak digunakan adalah denganwawu.

FAEDAH QASAM DALAM AL-QUR'AN
Dalam bahasa arab mukhatab memiliki beberapa keadaan yang dalam ilmu ma'ani disebut adrubul khabar tsalasah.. qasam merupakan bentuk penguat.

MUQSAM BIH DALAM AL-QUR'AN
Allah bersumpah dengan dzatnya pada tujuh tempat. Selainnya dengan makhlukNya, dan inilah yang paling banyak. Allah dapat bersumpah dengan apa yang dikehendakiNya tapi sumpah manusia dengan selain Allah adalah kesyirikan

MACAM-MACAM QASAM
Zahir dan mudmar

HAL IHWAL MUQSAM ALAIHI

QASAM DAN SYARAT
Jika qasam dan syarat berkumpul dalam suatu kalimat, maka kalimat yang berperan sebagai jawab adalah bagi yang terletak lebih dahulu dari keduanya.

BEBERAPA FI'IL YANG BERFUNGSI SEBAGAI QASAM
Apabila qasam berfungsi memperkuat muqsam alaihi, maka beberapa fi’il dapat berperan sebagai qasam jika konteks kalimatnya menunjukkan makna qasam.

0 komentar:

Poskan Komentar